
Program Pendidikan Profesi Dietisien Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta terus melakukan peningkatan mutu sistem evaluasi pembelajaran secara sistematis dan berkelanjutan pada Tahun Akademik 2024/2025. Proses ini diawali dengan pengumpulan masukan dari dosen pengampu dan _Clinical Instructor_ (CI) di lahan praktik. Diskusi difokuskan pada kejelasan indikator penilaian, kesesuaian rubrik dengan kondisi praktik nyata, serta proporsi bobot antar domain kompetensi. Salah satu masukan penting disampaikan oleh *Endang Nur Widyaningsih, SST., S.Gz., Msi.Med, RD* yang menekankan perlunya penajaman indikator keterampilan manajerial di institusi komersial, penguatan evaluasi menu serta pemanfaatan teknologi, dan penyelarasan indikator HACCP dengan kompetensi kepemimpinan mahasiswa. Masukan ini menjadi dasar dalam penyempurnaan instrumen penilaian sebelum dilakukan pengujian lebih lanjut.
Sebagai tindak lanjut dari masukan tersebut, Program Profesi Dietisien menyelenggarakan *Workshop Pemutakhiran Blueprint dan Rubrik Penilaian* pada tanggal 14 Februari 2025. Workshop ini bertujuan untuk menyelaraskan indikator dengan CPL dan CPMK, menyempurnakan deskripsi level pencapaian kinerja, serta menyesuaikan distribusi bobot penilaian agar lebih proporsional. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat aspek profesionalisme dan nilai keislaman dalam sistem penilaian.
Tahap berikutnya dilakukan uji validitas dan reliabilitas rubrik penilaian. Uji validitas isi menggunakan metode _Content Validity Ratio_ (CVR) dan _Content Validity Index_ (CVI) dengan melibatkan lima validator ahli. Hasil menunjukkan seluruh indikator memiliki nilai CVI ≥ 0,8 dan mayoritas nilai CVR mendekati 1, sehingga dinyatakan relevan dan layak digunakan. Sementara itu, uji reliabilitas menggunakan _Alpha Cronbach_ menunjukkan seluruh mata kuliah praktik klinik, masyarakat, dan institusi memiliki nilai ≥ 0,70. Hal ini menandakan bahwa rubrik penilaian memiliki konsistensi internal yang baik dan dapat digunakan secara objektif dalam menilai kompetensi mahasiswa profesi dietisien.
Hasil dari rangkaian proses ini berupa blueprint dan rubrik penilaian terbaru yang lebih sistematis, terstandar, dan aplikatif di seluruh rotasi praktik. Melalui langkah ini, Program Pendidikan Profesi Dietisien FIK UMS memastikan bahwa sistem penilaian yang digunakan semakin valid, reliabel, objektif, serta mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
