Dukung Pembukaan Profesi Dietisien, Dietisien UMS Menyambut Kunjungan dari Prodi Gizi Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Foto Bersama FIK UMS dan Gizi UNISA

Surakarta – Program Pendidikan Profesi Dietisien Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan benchmarking dari Prodi Gizi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada Senin (10/11/2025) di Ruang Sidang Dekanat Fakultas Ilmu Kesehatan Gedung M Universitas Muhammadiyah Surakarta dalam rangka persiapan pendirian Program Studi Profesi Dietisien di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.

Benchmarking ini menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik baik dalam penyelenggaraan pendidikan profesi dietisien. Sebagai salah satu institusi yang telah menyelenggarakan Program Pendidikan Profesi Dietisien, UMS berbagi informasi terkait tata kelola program studi, pengembangan kurikulum, sistem pembelajaran profesi, penjaminan mutu, pengelolaan sumber daya manusia, hingga pengembangan kerja sama dengan berbagai lahan praktik.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari pimpinan Fakultas Ilmu Kesehatan UMS dan perwakilan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Selanjutnya, Ketua Program Pendidikan Profesi Dietisien FIK UMS, Dr. Dwi Sarbini, SST., S.Gz., M.Kes., RD memaparkan profil Program Pendidikan Profesi Dietisien UMS yang meliputi visi dan misi, capaian pembelajaran lulusan, struktur kurikulum, sistem pembelajaran praktik profesi, pengelolaan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta jejaring kerja sama nasional dan internasional yang mendukung proses pendidikan profesi.

Dalam sesi diskusi, tim UNISA menggali berbagai aspek penting yang diperlukan dalam proses pendirian program studi, antara lain kebutuhan dosen dan tenaga kependidikan, kualifikasi Clinical Instructor, pengelolaan lahan praktik, strategi penerimaan mahasiswa baru, sistem evaluasi pembelajaran, hingga penyelenggaraan uji kompetensi dan sumpah profesi. Diskusi berlangsung interaktif dan konstruktif dengan semangat berbagi pengalaman antar institusi dalam lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

Selain sesi pemaparan dan diskusi, peserta benchmarking juga memperoleh gambaran mengenai berbagai fasilitas pendukung pembelajaran yang dimiliki UMS, termasuk laboratorium pembelajaran gizi serta jejaring lahan praktik yang digunakan dalam pendidikan profesi dietisien.

Kegiatan benchmarking ini diharapkan dapat mendukung proses persiapan pendirian Program Studi Profesi Dietisien di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta sekaligus memperkuat jejaring kerja sama antarperguruan tinggi. Melalui kolaborasi dan pertukaran pengalaman tersebut, kedua institusi diharapkan dapat terus berkontribusi dalam menghasilkan dietisien yang kompeten, profesional, dan mampu menjawab tantangan pembangunan kesehatan di Indonesia.

Scroll to Top